Tas Milik Pasien Raib, Saat Jalani Operasi di RS Hermina Daan Mogot Jakarta Barat

JAKARTA - MBC || Telah terjadi kasus kehilangan, diakui siapapun dari kita tidak akan ingin itu terjadi baik Barang ataupun Benda - benda yang dinilai memang sangat Berharga.

Hal ini menimpa pada diri "Nur" panggilan akrab Nurhani, yang baru saja Anaknya menjadi korban Tabrak Lari yang terjadi di jalan Jimbaran Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, Kemarin Lalu ( 28/4/2019 ).

Ketika akan menjalani Operasi Anaknya di Rumah Sakit, Nur mengatakan, "Saat itu Anak saya masih berada di Ruang UGD dan akan melakukan Operasi yang memang sudah dijadwalkan pada Pukul 22.00 Wib," katanya

Dikatakan lagi, setelah dirinya Bersiap - siap hendak pindah Kamar ke Ruang RR Lantai Dua, ia membawa sebuah Tas guna bergegas Pindah, karena mengetahui anaknya akan dioperasi oleh Dokter sekitar Pukul 21.28 Wib

Lanjutnya, setelah sampai diruangan RR dilantai dua tersebut, ia lalu menggantikan baju anaknya, dan kemudian menaruh tas yang berisikan KTP, BPJS, ATM serta uang tunai senilai Rp 5.450.000,- dilantai samping kasur anaknya tersebut.

"Karena saya pikir akan dilakukan tindakan Operasi oleh Dokter, Akhirnya saya keluar tanpa membawa Tas ditangan Saya. Hanya kurang lebih 20 Menitan setelah mengganti pakaian anak saya," ucapnya, sambil meninggalkan ruangan tersebut.

Hingga pada pukul 02.30 Wib, ia bertanya dalam hatinya, kenapa belum ada panggilan, apakah Operasinya sudah Selesai atau Belum, iapun tidak tahu. Akhirnya ia memberanikan diri masuk keruangan RR, rupanya benar tindakan Operasi sudah selesai dilakukan.

Kemudian ia (Nur - red) bertanya kepada anaknya terkait keberadaan tas yang berisikan barang seperti KTP, ATM, BPJS serta uang tunai Rp 5.450.000,- serta pakaian kotor tersebut, spontan Anaknya (Fitri - red) kaget mengetahui perihal keberadaan Tas yang ia maksud, yang ternyata sudah tidak ada lagi dilantai dekat samping kasur, hanya terdapat baju kotor saja yang terlihat.

"Atas kejadian yang saya alami, akhirnya saya buat laporan ke security yang saat itu sedang piket malam, yaitu dengan bapak Arvendi, "tuturnya kepada awak media. Senin (13/05)

Julianto selaku penanggung jawab keamanan RS Hermina ketika dikonfirmasi awak media, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pihak - pihak terkait, guna mencari solusi yang terbaik serta akan secepatnya menginformasikan kembali apabila ada perkembangan lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi kembali oleh awak media kepada pihak Nurhani, ia mengatakan "Sampai dengan saat ini belum ada kabar yang pasti dari pihak keamanan perihal tas saya yang hilang, dari kejadian ini saya sangat kecewa sekali dengan pelayanan pihak rumah sakit yang begitu lamban, terutama dengan tindakan dari dokter yang melakukan pengoperasian amputasi pada jari anak saya tanpa ada konfirmasi pihak Keluarga," pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak keluarga korban sampai saat ini belum mendapat kabar dari pihak keamanan Rumah Sakit, dimana sebelumnya pihak RS akan memberi kabar sesuai janjinya .

Sumber : Nurhani, Orang tua Fitri (Korban Tabrak Lari)



Wartawan : Fatah Hidayat. S.Sos


LEAVE A REPLY

Berita Wilayah