Polsek Sagaranten Limpahkan Kasus Pemalsuan Dokumen Ke Polres Sukabumi

KABUPATEN SUKABUMI - MBC || Warga Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi kini merasa Lega karena Kasus Pemalsuan Surat - surat untuk Nikah yang di lakukan oleh Oknum Amil, Kades dan Camat Sagaranten telah di limpahkan penanganannya ke Polres Sukabumi. Awalnya kasus ini di tangani oleh Polsek Sagaranten dan Mandek sampai Enam Bulan Lamanya.

Menurut keterangan Kapolsek Sagaranten AKP Pol. Daulay, mengatakan Mandeknya kasus ini di karenakan Polisi memberi kesempatan kepada Para Tersangka untuk Berdamai dengan Korban Tedi Faisal, karena Korban mengharapkan Penghargaan harga Dirinya, peluang yang di berikan Polisi tidak di gunakan oleh para Tersangka. Kemudian penanganan Kasus ini tertunda dengan kesibukan pengawalan Pemilu dan Pilpres.

Selanjutnya Daulay menjelaskan bahwa semua Tersangka sudah di Periksa dan di BAP. Diduga keras Amil, Rt Rw, Kades dan Kepala KUA Sagaranten terlibat dalam Kasus Ini.

Kapolsek sagaranten dalam pertemuan dengan Hendry selaku Kuasa Hukum Korban menerima masukan dari Hendri bahwa Patut di Duga pihak Dukcapil Sukabumi juga terlibat karena telah menerbitkan KTP dan KK dengan Status bahwa Istri Tedi Faisal yakni Fitria berstatus Janda.

Setelah selesai bicara dengan Kapolsek lalu Hendry menemui Kanit Serse Polsek Sagaranten Nana dan Nana mengatakan bahwa berkas kasus Pemalsuan sudah di serahkan ke Polres Sukabumi. "Diperkirakan Hari Rabu akan gelar Perkara " tegas Nana.

Kuasa hukum dari BAI akan menunggu Komitmen Polsek Sagaranten "Kami akan menunggu sikap dari Polres Sukabumi bila Polres lamban menangani Kasus Ini, kami akan lapor ke Mabes Polri, karena kami ingin Keadilan Hukum tegak di Bumi Indonesia" kata Hendry. kepada Awak Media. Sabtu (11/5/2019)

Sumber: Hendri SH. Ketua BAI Povinsi Banten



Wartawan : Fatah Hidayat. S.Sos


LEAVE A REPLY

Berita Wilayah