Ketua IKA Untirta: Jangan Pilih Calon Legislatif Yang Melakukan Politik Uang

KOTA SERANG- MBC || Jangan pilih Calon Legislatif yang melakukan politik uang, sebab hal itu bisa berpotensi melakukan korupsi jika terpilih. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IKA Untirta Asep Abdullah Busro saat diskusi dan silaturahmi IKA Untirta di salah satu rumah makan di Kota Serang, Sabtu (13/4/2019).

"Maju mundurnya pembangunan di negara atau daerah ini, melibatkan legislatif karena mereka memiliki fungsi pengawasan, Budgeting dan Legislator jadi Legislatif harus Kompeten, jadi harus teliti, jangan asal pilih." katanya.

Pihaknya dalam hal ini IKA Untirta, ingin para Calon Legislator mempunyai kompetensi dan keilmuan yang spesifik sehingga bisa memberi kontribusi dan
membentuk regulasi yang berkaitan dengan hajat orang banyak.

"Kalau tidak punya kompetensi apa yang kemudian dia berikan, jangan-jangan hanya duduk dan diam terus makan gaji buta sehingga nanti yang terpilih hanya mengandalkan yang punya uang saja," ujarnya.

Namun, terang Asep, Kompetensi saja tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan amanah sebab bisa saja kecerdasannya digunakan untuk korupsi anggaran keuangan negara atau daerah jika tidak amanah.

"Ini jadi kontraproduktif dengan tujuan negara sehingga kita berharap para Legislatif ini bisa Kompeten, Amanah dan Aspiratif harus punya paket lengkap," ujarnya.

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Banten Ade Yuliasih yang juga hadir sebagai Narasumber di Diskusi dan silaturahmi IKA Untirta menuturkan, untuk menciptakan legislator yang kompeten para Caleg harus mempunyai kompetensi, Skil dan empati serta kapital sosial yang tinggi.

"Menjadi Legislator itu gak hanya modal uang tapi punya kapital sosial yang tinggi artinya berperan tinggi terhadap masyarakat karena Legislator itu sebagai jembatan dan penyambung lidah masyarakat berarti kerjanya mengabdi untuk masyarakat," tuturnya.

Jadi lanjutnya, untuk menjadi Legislator itu tidak cukup punya uang saja tapi juga kemampuan yang nantinya dapat mewakilkan rakyatnya menyampaikan aspirasi untuk menurunkan program ke masyarakat.

"jadi tidak hanya duduk manis saja," tuturnya.

Legislator itu, terang Ade, mempunyai tiga fungsi yakni fungsi pengawasan, fungsi legislasi dan fungsi anggaran karena bagaimanapun juga pemerintahan itu ada Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif.

"Nah peran dan fungsi dewan ini harus diketahui dulu oleh para caleg yang akan ikut konstelasi politik sehingga nanti ketika duduk tahu apa sih kerjanya dewan itu. Makanya Pilihlah caleg yang mempunyai integritas, kemampuan, punya kapital sosial tinggi yang peduli terhadap masyarakat," Pungkasnya. (faiz)



Wartawan : Faizudin


LEAVE A REPLY

Berita Wilayah