Miris! 12 Siswi SMA Melakukan Kekerasan Terhadap Audrey Siswi SMP di Pontianak

KABUPATEN TANGERANG, MBC|| Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik maupun mental tanpa adanya perlakuan diskriminasi. Demi mewujudkan kesejahteraan bagi anak negara hadir memberikan payung hukum melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Hal ini di jelaskan oleh Yuli Andriyani SH, selaku Advokat dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SITUMEANG mengatakan, "Anak merupakan bagian yang tak bisa kita lepaskan dari keberlangsungan suatu Bangsa dan Negara." jelasnya

Lebih dalam Yuli Andriyani SH, ikut bicara terkait kasus baru-baru ini, "Warga Bangsa Indonesia telah dikejutkan oleh kasus yang menimpa Audrey, seorang Siswi SMP berusia 14 tahun di Pontianak yang mengalami kekerasan secara Fisik dan Psikis oleh 12 orang siswi SMA yang diduga konflik asmara salah seorang pelaku dengan kakak sepupu korban." bebernya

Lanjut Yuli, "Kasus yang menimpa Audrey, dimana para pelaku merupakan anak dibawah umur bukanlah kasus pertama yang terjadi di negeri ini. Tentu saja ini akan menimbulkan dilematis bagi pemerintah." ujar Yuli saat dikonfirmasi mediabantencyber.net

Disisi lain, team LBH SITUMEANG Loly Sinaga SH, menambahkan, "Untuk memerangi kekerasan seksual dan kejahatan yang lain, menurut Lembaga Bantuan Hukum Situmeang negara dan pemerintah daerah sebaiknya memberikan program pencegahan berupa sosialisasi hukum terhadap masayarakat dari berbagai umur dan tingkatan masyarakat. Dan memegang erat pendidikan Agama dan Moral sejak dini serta membuka layanan konseling kejiwaan yang relatif murah." ujarnya

Kemudian, lanjut Loly. "Pemerintah Daerah setempat dapat memberikan batasan waktu beraktivitas di luar rumah, seperti program Pemerintah Daerah Sumatera Barat. Serta orang tua dan masyarakat bersama-sama mengajarkan kasih terhadap sesama agar tidak mudah terjadi kekecewaan dan pembalasan suatu perbuatan yang tidak menyenangkan." ucapnya pada awak media

Perlu diketahui, Audrey merupakan salah satu anak bangsa yang wajib diberikan jaminan atas haknya, sehingga Indonesia sebagai negara hukum wajib menegakkan hukum demi keadilan dari Pemerintah maupun dari para penegak hukum sebagai perwakilan negara yang wajib melakukan segala upaya demi kepentingan hukum korban bernama Audrey.

"Mari bersama-sama kita lindungi anak-anak dari tindakan kekerasan, eksploitasi dan pelecehan seksual terhadap anak. Sebab anak merupakan aktor penerus kemajuan bangsa." tutupnya



Wartawan : Yudi Priharso


LEAVE A REPLY

Berita Wilayah