Bawaslu Panggil Dua Kadis Provinsi Banten Terkait Dugaan Mendukung Salah Satu Calon DPD RI

BANTEN - MBC ||- Hari ini, Bawaslu Banten kembali panggil dua orang Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang dilaporkan terkait adanya dugaan dalam group whatsApp yang mendukung salah satu calon DPD RI atas nama Fadhlin Akbar yang merupakan anak orang nomer satu di banten. Senin, (01/04/2019) waktu setempat.

Keduanya orang yang di panggil tersebut diantaranya, Agus Tauchid yang merupakan Kadistanak dan Babar S sebagai Kadisperindag Provinsi Banten. Menurut Kadistanak, Agus Tauchid mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui ada didalam grup tersebut.

"Ya kita tadi ditanya terkait laporan itu aja, dan kita jawabnya tidak tau, ya memang kita tidak tau, tau tau ga adalagi ajah itu grup, masuknya saya ga tau, keluarnya saya ga tau juga." Katanya.

Lebih dalam lagi Agus menerangkan, bahwa kedatangan dirinya ke Bawaslu Banten merupakan kewajiban sebagai warga negara yang baik untuk dapat menerangkan perihal laporan tersebut.

"Sebagai warga negara yang baik saya memenuhi panggilan Bawaslu sekarang ini, ya kitakan ga boleh menghalang halangi proses pemeriksaan." Tuturnya.

Sementra itu Kadisperindag Provinsi Banten, Babar S yang juga telah memenuhi panggilan Bawaslu Banten hari ini menerangkan, kedatangan dirinya merupakan klarifikasi yang intinya menjelaskan terkait laporan adanya dugaan dalam grup WhatsApp yang mendukung salah satu calon DPD RI.

"Pertanyaannya banyak, saya tidak ingat, ya intinya terkait laporan yang masuk ke bawaslu di grup WhatsApp itu." Terangnya.

Terkait proses, lanjut Babar, dirinya akan menyerahkan sepenuhnya pada Bawaslu Banten, atas laporan tersebut.

"Kalau kita disebut segala sesuatu hal hal yang sifatnya melanggar, itu tuduhan ajah engga deh, ya intinya ga sesuai apa yang dilaporkan, ya intinya kita serahkan saja semuanya pada Bawaslu." Jelasnya.

Sedangkan Ketua Bawaslu Banten, Didi M Sudih menjelaskan, hari ini pihaknya mengklarifikasi tiga orang, diantaranya Komisi Pemiliihan Umum (KPU) Banten sebagai saksi, yang diwakili oleh Eka Satia Laksmana; dalam kaitannya tentang status Fadlin Akbar sebagai calon anggota DPD RI dan akun medsos yg didaftarkan ke KPU. selain itu juga, Babar S Kadisperindag, serta Agus Tauchid Kadistanak sebagai terlapor.

"Dari kedua terlapor, Keduanya mengakui bahwa mereka masuk ke grup itu karena ada yang memasukkannya." Jelasnya.

Selanjutnya, tambah Didi, tidak menutup kemungkinan nanti ada rencana pemanggilan M. Fadlin Akbar oleh Bawaslu Banten,

"Tidak menutup kemungkinan." Tandasnya. (Faiz)



Wartawan : Yudi Priharso


LEAVE A REPLY

Berita Wilayah