Kurangi Beban Sampah, Pemkot Serang Akan Buka Bank Sampah

KOTA SERANG- Banyaknya tumpukan sampah dibeberapa titik di Kota Serang, dikarenakan masih terdapat warga yang belum sadar akan kebersihan lingkungan.

Oleh karena itu, Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengajak masyarakat Kota Serang untuk melakukan bersih-bersih disetiap hari Jum'at.

"Saya kira, dengan dilakukan kegiatan rutin Jumat Bersih (Jumsih), bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi kebersihan itu sebagian dari pada iman," kata Subadri kepada wartawan disela-sela Jumsih di Kelurahan Trumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat, (1/3/2019).

Lanjut Subadri, bahwa kegiatan Jumsih hanyalah sebuah simbolis saja, karena hal ini akan bisa berkelanjutan yang akan ditindaklanjuti oleh Dinas terkait, Camat, Lurah, RT dan RW.

"Saya berharap sih, dari Jumsih ini kesadaran masyarakat Kota Serang bisa mulai terbangun. Hingga akhirnya, Kota Serang terlihat bersih dan indah," ungkapnnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Yudi Suryadi menambahkan, pihaknya pun akan menargetkan semua Kelurahan terdapat bank sampah, agar bisa mengurangi dan membantu adanya tumpukan sampah.

Selain itu juga, kata Yudi, program bank sampah ini adalah program nasional yang menginginkan 30 persen sampah idealnya dikelola oleh bank sampah dan kelompok masyarakat. Sehingga 70 persen sampah masuk Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

"Dengan begitu akan terbentuk kelompok-kelompok peduli lingkungan, dan mengurangi beban sampah yang ada di Kota Serang," jelasnya.

Yudi menjelaskan, pembangunan bank sampah akan dilakukan secara bertahap, dan pihaknya sedang membentuk bank sampah di 67 kelurahan di Kota Serang sesuai dengan kapasitas sampah yang tersedia.

"Jadi tidak hanya dibentuk saja, tapi kegiatannya akan berjalan. Jangan sampai pembentukannya bank sampah tak dapat trealisasi," tandasnya. (faiz)



Wartawan : Faizudin


LEAVE A REPLY

Berita Wilayah